Total Pageviews

Sunday, February 8, 2009

Arisan RT

Sms semalam baru kubaca, ada berita duka cita Retno Utami meningal dunia pukul 5 subuh semala dan dimakamkan bada shalat Jumat. Beliau memiliki saudara kembar anak IPS Retno Utari namanya. Semoga beliau diterima di sisiNYA, amin.

Ragu-ragu antara pergi dan tidak, akhirnya setelah mandi dan berpakaian kami pukul 20:10 berangkat ke rumah tetangga baru disamping pak Abidin.

Ketika melewati rumah pak RT yang kebetulan sedang ada calon pembeli dagangan warungnya kami mendengar suara bu RT di dalam. Loh kok nggak ikut arisan, jangan-jangan bukan hari ini. Tetapi kami teruskan juga kaki melangkah.

Sampai di pengkolan kok sepi yang ada sepasang pembantu sedang bercanda-ria, lewat di depan rumah sang tuan rumah arisan tidak ada sandal dan sepatu yang bertebaran. Kami kembali dengan tertawa berdua.

Sampai di rumah tertulis di undangan hari Minggu, besok artinya

Saturday, February 7, 2009

Mulai Terbiasa

Karris mulai bisa tidur di mobil saat berangkat sekolah, aku berharap dia tidur nyenyak di pakiran sekolah, nyatanya terbangun di Tendean, lantas berkemas siap turun.

Waktu aku baru memulai cerita tentang Andy yang berjudul Kunci Matematika, tidak seperti biasa Karra bangun dan turun pukul 06:30 mungkin gara-gara ada tugas, laptop aku matikan untuk selanjutnya menuju Cakung.

Posting cerita Kisah Sepenggal Sisir Raksasa kiriman angkatan 83 di milis, hampir setahun kebiasaan ini kulakukan. Dulu malu-malu sekarang mulai malu-maluin.

Postingan di milis lintas-smandel tidak ada gambarnya karena attachment memang dilarang, besok-besok posting harus lewat moderator supaya ada fotonya.

Thursday, February 5, 2009

Mengambil Jatah Preman

Tidak seperti biasanya Karris di mobil tidur saat diantar ke sekolah. 06:07 sampai di depan sekolah dia terbangun, “Hah sudah sampai ya?”.
“Mau tidur lagi?”.
“Nggak ah, aku mau belajar”. Sambil ngantuk-ngantuk dia berjalan ke sekolah. Shio babi lebih suka belajar daripada tidur rupanya.

Setelah dari Bitung aku mampir ke kantor Endang yang bertanya-tanya mengapa buku milikku nggak diambil-ambil. Ketika sampai Ati sang karyawan tidak tahu menahu, sementara Endang tidak mengangkat hp, tepar kayaknya.

Reri kuhubungi, “Mau ngambil buku pesanan siapa mas?”
“Jatah reman”
“Oh, jatah preman”

Mampir ke Berlan sebelum menjemput anak-anak, hujan cukup lebat.

Karra minta jemput di bawah karena banjir, sampai sekolah temen-temennya pada mau ikut naik Xenia melewati banjir, perempuan semua, abg semua.


Chormen dapet jatah reman. 16:13 - Comment - Show Comments (9)Hide Comments (9)

Reri Wulandari at 16:14, on 05 February
Curang!! Scr yang PREMAN aja belum dapat jatahnya..... Gak rela nich... Hehehheeee...

Chormen Omen at 16:16, on 05 February
Bu de nelpon terus, takut tersinggung ya aku ambil he he he

Reri Wulandari at 16:25, on 05 February
HICKS... pilih kasih!!!

Chormen Omen at 16:26, on 05 February
Disuruh ngambil dulu abis gitu baru disuruh bayar. Tanggal 14 gimana? Menjadikah? Bu de kecapean katanya

Reri Wulandari at 16:30, on 05 February
Belum ada pembicaran lagi nich, mas.... Aku sich hayuk aja...

Didot Mpu Diantoro at 17:15, on 05 February
Premannya anak abri pula

Chormen Omen at 17:31, on 05 February
Nyindiri Reri ya yang bapaknya ABRI. Tanggal 14 urusan darma wanita deh, kapan ada criyuk & vini

Didot Mpu Diantoro at 19:40, on 05 February
lhah, namanya aja udah reri, singkatan dari pREman abRI .... ha ha ha ....

Reri Wulandari at 19:46, on 05 February
MUAS DIDOT!!!

Yos Asron at 20:28, on 05 February
jangan lupa bayar PPh....:D

Wednesday, February 4, 2009

Shio Babi

Inka membeli kado ulang tahun Vera di Gramedia Metropolitan Mall berupa buku pinter tentang kehamilan, perayaannya nanti malam.

Mampir ke Cakung setelah itu menjemput anak-anak. Karris menggunakan hp Smart karena hpnya sedang dibawa Inka ke Bekasi Mall untuk diperbaiki, LCDnya pecah.

Di mobil aku bertanya kepada Karris bahwa hpnya jatuh ya? Dia tidak memungkiri bahkan diberi penjelasan sbb:
“Papa sudah harus pasrah, kenapa anaknya punya shio babi, aku kan shio babi. Shio babi itu orang yang suka merusak, yang suka ngacak-ngacak. Ya, udah sekarang pasrah aja. Temen aku aja yang shio babi sudah merusak 5 hp tapi yang abal-abal”.

Sampai rumah, aku ceritakan kepada Inka, eh malah ditambahi:
“Kalau disuruh bikin prakarya susah banget, alasannya shio babi kan nggak suka seni”

Malam ke Cut Mutia merayakan ultah Vera, pas datang pas makan. Semuanya kucoba, baso, somay, nasi kuning, kecuali rawon set. Kenyang banget soalnya. Rambutan Parakan enak banget.

Sampai rumah anak-anak belum tidur, pada belajar. Belajar atau berfesbuk dan frendster ya?. Harus percaya.

Jatah Preman

Baca Koran Tempo dan Kompas yang ada foto anak TarQ menyeberangi banjir ke sekolah. Selain itu ada berita tim SAR menuju gunung Salak karena ada 6 orang Mapala Yarsi kesasar di gunung Salak.

Bicara masalah SAR jadi teringat bu Mariana yang aku tulis tersendiri di blog.

Mengedit cerita angkatan 90 yang dikirim Bonti, sumbangsih untuk buku 50 tahun Smandel. Aku pernah bilang ke Bonti kalau Akmal memintaku mengedit akan aku lakukan dengan senang hati, lucu-lucu sih ceritanya, tak ada berita dari Akmal. Hasil editan kukirim kepada Bonti dan jawabannya “he he kykny aku cuma fwd dr milis 90 deh...lupa..tp ga perlu edit kyknya...thx”

Didut telpon waktu aku di jalan menanyakan buku yang dalam proses pengiriman, dikirim atau harus mengambil sendiri karena di milis ada beberapa yang mengambil sendiri, aku sendiri belum mendapatkan.

Didut pikir aku senang karena anakku tidak sekolah karena banjir, padahal hari ini tidak diliburkan. Penasaranpun timbul setelah mengetahui kalau anakku kemarin masuk kelas belajar sendirian (lihat School Alone). Setelah selesai bertelpon-ria, Karra bercerita bahwa seharian dia diwawancara teman-temannya yang penasaran bagaimana rasanya belajar sendirian.

Sore ketika mandi, bu de Endang menelpon, miss call, aku berbalik menghubungi. Endang mau bilang kalau buku punyaku sudah bisa diambil di gedung Gajah. Dapat juga jatah preman he he he.

Ke Sony Ericson Center di Bekasi Mall untuk memperbaiki hp Karris, ternyata service center sudah tutup, kasihan.

Monday, February 2, 2009

School Alone

Perjalanan mengantar anak-anak lumayan mendebarkan, hujan walaupun tak terlalu deras, yang mengkhatirkan jalanan macet takut mereka terlambat. Lolos dari jalan tol sekitar 06:15.

Karris tidak membawa payung sementara hujan gerimis, aku takut kalau Karris nanti sakit, dia kuturunkan di depan gerbang yang dijemput oleh satpam yang memayunginya. Tinggal 5 menit sebelum pukul 7. Karra bilang bahwa dia mendapat jartel yang menyatakan bahwa jam pelajaran dimulai 08:30.

Karra turun di CCF karena mobil tidak bisa masuk Pulo Raya yang banjir, kulihat mobil TV one diparkir, banjir di sini pasti masuk tv.

Sampai rumah jam 8 langsung ke kamar mandi kebelet pipis, rasanya perlu 20 detik baru tuntas. Jam sepuluhan Karra mengirim sms kepada Inka yang mengatakan bahwa dia belajar di kelas sendirian.

Aku dan Inka setelah menemani Parsih membeli Nokia 1600 menjemput anak-anak, Karris duluan yang sedang bermain basket, baru Karra.

Ada Mr. Combro coba ah, ternyata combronya seupil, kecil bener, ada yang isi tuna, nggak nendang banget pokoknya.

Parkir di depan CCF, Karra berjalan dengan memakai sendal jepit dan jaket adidas Karris, habis ngobok, istilah anak TarQ melewati banjir.

Di mobil Karra ceritanya seru banget, punya pengalaman pertama, School Alone. Pelajaran Academic Reading gurunya seneng banget mendapat murid, seperti bu Muslimah dalam filem Laskar Pelangi. Belajar di aula.

Sewaktu pak Bangga pergi, dia bergabung dengan 2 IPS 2 dengan murid 12 orang belajar sosiologi, gurunya sibuk mencari. Begitu juga ketika ke toilet yang dilama-lamain, bandel juga ternyata.

Waktu membaca yang biasanya bergantian, kini bergantiannya dengan dia sendiri, agak menyebalkan memang apalagi temannya yang tidak masuk pada menelpon.

Pelajaran matematika cukup menyenangkan karena gurunya yang bertanya mau belajar apa? Jadilah seolah les privat. Guru yang lewat bilang “Kalau memberikan les biasanya dapat uang transport”, ada lagi yang bilang “Biasanya disuguhi makanan”.

Komentarnya yang paling menarik adalah, rasanya hari ini semua orang liburan hanya dia sendiri yang tidak libur, kasihan

Sunday, February 1, 2009

Smart

Aku mencoba menginstall internet dari Smart. Pertama no dial tone, kedua down-load AVG lama banget dan tampilan fesbuk nggak mau keluar, ketiga error 692 hardware problem.

Sinyalnya di luar rumah hanya 1 bar, di dalam rumah nggak muncul. Ternyata Smart nggak smart.

Endang telpon bilang bahwa dia bersama Nur, Vini dan Reri akan menyiapkan pengiriman buku. Bonti telpon menanya lokasi tempat pengambilan buku sewaktu memasuki area parkir gedung Gajah.

About Me

My photo
Mau tau tentang the O. Caranya gampang. Ketik REG the O kirim ke 08 81 Anda akan mendapatkan aktifitas keseharian saya. Oh, iya sms yang anda terima langsung dari hp saya Untuk berhenti berlangganan Ketik UNREG the O kirim ke 08 81