Total Pageviews

Saturday, January 31, 2009

Speedy

Hari ini internet gratis dari speedy mulai pukul 20:00 sampai 08:00 berakhir, waduh sudah tidak bisa bermain fesbuk lagi nih.

Beli telpon Smart seharga 333 ribu yang dapat kuota berinternet 2 GB per bulan, mudah-mudahan saja bisa menolong.

Mengantar Karris untuk memeriahkan Tarsat Cup di Bulungan. Malamnya dijemput jam sembilanan, sampai rumah dia segera tidur karena kelelahan

Friday, January 30, 2009

Ditinggal istri

Pulang dari mengantar anak-anak di jalan tol tiba-tiba macet sekali dan terlihat kepulan asap hitam dikejauhan, rupanya mobil kijang terbakar di KM 11 dekat pintu tol Bekasi Barat di arah menuju Jakarta.

Api masih membakar mobil tersebut yang agaknya akan menyisakan bagian kendaraan yang tidak bisa terbakar.

Sejak sore hari aku ditinggal istri yang sedang berkumpul dengan teman SMAnya, sementara Karra merayakan ulang tahun temannya di Tomodachi. Mereka sampai rumah pukul 23:30

Berikut komentar di fesbuk

Chormen ditinggal istri ................. 18:24 - Comment - Show Comments (9)Hide Comments (9)

Luckman Djaya at 21:02, on 30 January.
hik .. hik .. hik ..

Chormen Omen at 21:11, on 30 January.
Terima kasih atas simpatinya

Luckman Djaya at 21:14, on 30 January.
semalem doang kan?

Chormen Omen at 21:16, on 30 January.
Nggak juga sebentar lagi juga pulang reunian

Luckman Djaya at 21:20, on 30 January.
Weleh..segitunya aja udah mau mewek ...

Chormen Omen at 21:36, on 30 January.
Gue nggak bilang mewek kok

Inka Lestari at 09:15, on 31 January.
malah seneng kaleee...bisa main fb teruus..ga da yang ganggu.

Luckman Djaya at 09:23, on 31 January.
hi ... hi ... hi .. kamu ketauan ...

Chormen Omen at 11:33, on 31 January.
ha ha ha juga

Thursday, January 29, 2009

Tarzan Kota

Rencana mau bertemu dengan Firman E80 di Condet. Dari SKF tinggal masuk tol JORR keluar di Pasar Rebo.

Berhubung belum pernah kesana aku tanya pegawai Sri Bramantio, eh memberi petunjuknya salah. Tanya Firman, eh malah meminta rekannya untuk memanduku yang ternyata salah. Akhirya makin menjauh dari sasaran. Ya, udah diatur hari lain aja, Firman tidak keberatan.

Wednesday, January 28, 2009

Lupa

Aku lupa hari ini ngapain? Soalya nulisnya sudah tanggal 2 Februari.

Aku memperoleh kiriman tulisan dari Oeoet angkatan 83, Kisah Sepenggal Sisir Raksasa, bagus banget untuk aku masukan ke dalam blog yang telah menerima hampir 1.000 kunjungan.

Tuesday, January 27, 2009

2 Kejutan dalam Sehari

Pukul 13 lebih aku sampai di kantor Endang di Gedung Gajah, tidak ada orang kecuali Ati. Kuminta Ati mengambilkan salah satu buku 50 tahun untuk kulihat.

Lembar demi lembar kuperhatikan ketika Ati bertanya “Mau minum apa pak?”
“Cendol” pintaku. Ternyata tidak dapat dipenuhi dan penggantinya secangkir air putih.

Saking asyiknya melihat buku sampai aku sampai lupa siapa yang datang terlebih dahulu, Reri atau Endang bersama Nur, ah tak perlu dibahas. Ada Nur konsumsi terjamin. Benar kan tak lama kemudian Nur bertanya”Men, elu mau mesen apaan?”.
“Nggak usah Nur, aku udah mau pergi”.

Yang menarik adalah foto bersama Laskar Timbuktu, kami semua memakai atasan putih padahal foto aslinya baju Crista berwarna krem dan bajuku biru muda, perut buncit jadi sedikit langsing, nggak perlu fitness kayaknya, dagu lancip bisa dipantesin, nggak perlu operasi plastik kayaknya, muka jadi mulus, nggak perlu ke salon kayaknya, keringat terhapus, nggak perlu sapu tangan kayaknya dan ** menjadi sedikit mengecil, kalau yang ini berdasarkan pengakuan, rahasia Laskar Timbuktu tidak boleh dibeberkan.

Kami berencana mengadakan syukuran sekaligus launching sekaligus penjualan langsung, hari Sabtu bulan Pebruari, tanggal 7 atau tanggal 14, belum ada kesepakatan, biarlah urusan ini Darma Wanita Laskar Timbuktu yang memutuskan.

Tidak seperti biasanya Endang mengantarku sampai depan pintu sehingga kami dapat saling berterima-kasih atas terbitnya buku 50 tahun Smandel, ah sungguh mengharukan.

Setelah 50 tahun baru kali ini, benar-benar sebuah kejutan.

Kejutan kedua ketika membuka email, Ines meletakan jabatannya hari ini juga seolah tidak bisa ditawar.

Kalau Akmal berkenan Ines bisa dibuat cerita yang berjudul Wanita Gagah, coba saja penggantinya harus 3 orang, lelaki semua, dan mungkin akan bertambah dan terus bertambah.

Ines yang menyemangatiku untuk membuat blog, Didot yang menyadarkan pentingnya blog untuk mendokumentasikan tulisan, BKL tiba-tiba membuatkan dan mengirimkan passwordnya. Blog yang dikompori Ines kini hampir 1.000 kali menerima pengunjung.

Andai aku bisa bersalaman dengan Ines sambil mendengarkan alunan Paul, Peter & Mary kesukaan kami, akan kuucapkan “Ines, terima kasih ya dan maaf ya aku sering merepotkan”

Monday, January 26, 2009

Gong Xi Fat Chai

Setelah mengantar Karris ke Bulungan untuk pertandingan basket Tarsat aku kembali ke rumah. Makan siang terlebih dahulu sebelum ke rumah Tri Baktiani.

Dengan memakai kaos merah yang kubeli di Bandung warna cilong agar senada dengan hari Imlek. Melalui Narogong yang lebih singkat dan ternyata macetnya minta ampun..... Penyebabnya ada keramaian di Kampung China. Rencana bergabung dahulu dengan teman-teman di kantor Eni Damayanti di Canadian broadway kubatalkan. Sampai di rumah Tri jelang 14:00 tak lama kemudian Wati bergabung.

Kondisi Tri kurang menguntungkan, pasca operasi tumor otak di tahun 2004, tumor tersebut tumbuh kembali bahkan menembus tengkoraknya sehingga terlihat kepalanya agak panjul, ditambah 2 tumor baru yang telah menyatu di bagian kanan.

“Coba tebak Chormen dimana?” begitu kata Wati. Tangan kanan Tri mengarah kepadaku yang meleset sepuluh derajat.
“Gue hanya bisa tahu dari suaranya”, artinya pengelihatannya sudah menurun karena terkadang hitam, terkadang putih, sekarang lagi putih lanjutnya.

Karena lelah menunggu Eni, Marlina, Uni, Erlin dan Heppy 15:15 Tri minta dibopong suaminya istirahat di kamar, karena kondisi bagian kiri tubuhnya lemah sekali. Suaminya kemudian minta ijin untuk membeli rokok, jadilah kami penjaga rumah sementara.

15:30 kami berpamitan karena harus menjemput Karris sementara Heppy dkk sedang asyik makan bersama di kantor Eni. Pukul 16:00 hpku berdering dari Heppy yang menanyakan alamat Tri, belum sampai juga ternyata.

Aku terpaksa menelpon ke rumah untuk meminta kesediaan istriku menjemput Karris karena menuju gerbang Kota Wisata macet sekali, mobil berderet sampai 3 lapis seperti lapis legit. Tri menelpon, yang kumaksud Tri Gepeng yang menyusul membezoek.

Wati turun di Mal Metropolitan, akhirnya aku sampai ke rumah juga sebelum magrib, walaupun sudah pukul 18 lewat. Di mobil Wati bercerita bahwa obat yang Tri minum hanyalah pengurang rasa sakit yang mungkin suatu saat akan imun. So ...... perhatian teman-teman sangatlah dibutuhkan.

Tugas Kebersihan

Aku dan Inka pukul 8 pagi mengantar Karris ke Gelanggan Remaja Bulungan karena ada upacara pembukaan turnamen basket Tarsat, dia masuk tim B dan bagian kebersihan. Katanya dia mulai bertanding esok, hari ini tugas kebersihan. Sudah bayar mahal-mahal masuk sekolah untuk bagian kebersihan. Seragam bagian kebersihan kaos oblong putih celana pendek biru.

Mau menunggu di Cut Mutia jalanan di Sudirman tertutup untuk hari bebas kendaraan, minggu ketiga setiap bulannya. Meluncurlah mobil ke Bitaro.

Karris sms minta dijemput agak lama, ingin menonton pertandingan basket rasanya. Sudah menikmati sekolah di Jakarta kayaknya.

About Me

My photo
Mau tau tentang the O. Caranya gampang. Ketik REG the O kirim ke 08 81 Anda akan mendapatkan aktifitas keseharian saya. Oh, iya sms yang anda terima langsung dari hp saya Untuk berhenti berlangganan Ketik UNREG the O kirim ke 08 81