Total Pageviews

Sunday, March 7, 2010

Budi Wiyono Pingsan

Pukul 20an Budi menghubungiku, "Men, anak-anak (kawan-kawan red) gue tungguin pada nggak dateng ya?". Aku katakan mungkin mereka lagi sibuk, akupun menawarkan untuk menelpon rumah Budi dalam rangka menghemat pulsanya.

Kuhubungi berkali-kali tetapi tidak ada yang menyahut, mungkin saluran telepon itu sudah terputus, lantas kuhubungi selulernya, yang mengangkat Nafi, putra tertua yang duduk di kelas 1 smp, "Om, bapak pingsan lagi!". Apa? Pingsan lagi?.

Aku coba hubungi Restu untuk menceritakan kejadian ini, "Apa kita ke rumahnya aja ya?" respon positif Restu yang turut khawatir karena Budi belum mengenal tetangga, malam hari dan anaknya masih kecil-kecil.

Singkatnya malam itu kami berkunjung ke rumah baru Budi, "Kalau perlu dibawa ke rumah sakit, kita bawa aja ke rumah sakit!", ajak Restu ketika kami dalam perjalanan.

Di rumah ini Budi dan keluarga, 6 kepala, menempati sebuah kamar ukuran 2 x 3 meter, sebuah ranjang queen size, lemari dan perangkat komputer yang terlihat belum pernah dioperasikan lagi, tabung oksigen dan selembar kasur menyesaki kamar itu. Keluarga besar ini tidak tinggal sendiri, rupanya kakak tiri Budi, perempuan, bersama keluarganya juga pindah kesini, kalau tak salah hitung 5 kepala. Ada sisi positif kalau ada apa-apa dengan Budi, keluarga kakak tirinya bisa bertindak.

Budi mengaku tidak pingsan hanya saja kondisinya lemah sekali, selama kami menemani Budi hanya terbaring tak berdaya. Daging yang membungkus tulangnya tipis sekali, sudah tidak berlemak bahkan mungkin sudah tidak berprotein, kelihatan tua banget. Tiba-tiba Budi memanggil Nafi untuk memasangkan peralatan oksigen, diatur dengan pengeluaran sebesar 3,5 liter permenit, dengan kondisi seperti itu sebuah tabung hanya bertahan sekitar 3-4 jam. Budi hanya memakai sebentar untuk menghemat isi tabung. Tabung tersebut setiap hari diisi ulang di Rawa Semut oleh sang istri dengan ongkos kendaraan umum yang cukup lumayan.

Seingatku ide dasar berdirinya Dana Sosial adalah meminjamkan peralatan medis dari inventaris kepada kawan yang membutuhkan, almarhum Tati pernah merasakan manfaatnya. Tinggal membeli 2 tabung oksigen, Budi bisa juga merasakan manfaatnya, paling nggak sang istri tidak harus setiap hari mengisi ulang. Oh iya, rasanya regulator oksigen kita bahkan pernah dipinjamkan ke angkatan lain, untuk perawatan Danar angkatan 80. Kalau angkatan lain saja kita urusi, masa sih angkatan kita sendiri tidak?.Selain itu Budi membutuhkan kursi roda.

Ayo Mahendra sang Ketua Dana Sosial turun tangan, kami yakin kalau sang ketuanya turun tangan semuanya pasti beres, kita tidak bisa bilang lagi "Belandanya masih jauh", karena orang yang di Belanda aja sudah turun tangan!.

Setengah sepuluh malam kami pulang, dan terus mendoakan semoga kawan kita lekas sembuh. Sebelumnya Restu meninggalkan nomor selulernya kepada Nafi, siap untuk dihubungi kapan saja.

Thursday, February 25, 2010

Membesuk Budi Wiyono

Mentari telah tenggelam saat aku me-reset kilometer mobil selepas pintu tol Bekasi Barat sebelum mengarah menuju tol Tambun. Laju mobil terhambat macetnya jalan hingga pintu keluar tol, mungkin gara-gara malam libur panjang.

Hape lungsuran Inka berdering, tertera Budi Wiyono dilayarnya, suara Nafi menanyakan aku ke rumah Budi jam berapa?, mewakili Budi yang sedang terapi untuk melegakan pernafasannya.

Setelah parkir di depan warteg, aku berjalan di gang kecil menuju rumah yang baru dipasangi tirai bambu dan ditempeli tulisan di atas kertas ukuran A3 anyar berlaminasi, “Terima Scanning” dan yang lainnya “Cetak pasphoto kilat Rp 5.000,-“.

Budi menyambut di atas tempat tidur tanpa kaki yang diletakkan di ruang tamu dengan botol oksigen hitam lengkap dengan regulator pinjaman, sayang yang dipergunakan bukan inventaris Dana Sosial. Di ruang yang sama seperangkat PC Pentium 4 lama dengan monitor berwarna, dan printer bertengger di atas credenza sederhana sementara scanner diletakkan seadanya di atas lantai. Istri dan keempat anaknya menyesaki ruang kecil ini, yang menjadi ruang tamu merangkap ruang kerja, makan dan tidur. Mereka duduk di lantai keramik tanpa alas sedangkan aku duduk di selembar karpet karet berwarna biru muda, masih baru tampaknya.

Sehari sebelumnya Rory bersilahturami sambil memberikan ceramah agama agar Budi dan keluarga tabah menghadapi cobaan, sedangkan misiku kali ini untuk menyampaikan bantuan dari Jnonk yang bermukim Belanda dan beberapa teman yang lain. Rencana bantuan tersebut akan dipergunakan untuk membuka usaha penjualan alat tulis di rumahnya yang berhadapan dengan sekolah dasar.

Budi bersemangat untuk berterima kasih atas perhatian teman-teman, namun bronchitis akut membuat nafasnya tersengal-sengal. Persendian kaki dan lengannya terasa lemah yang membuatnya sukar berjalan dan bekerja, untungnya istri dan anak tertuanya Nafi sudah pandai mengoperasikan PC, boleh dibilang Budi hanya mengandalkan intruksi yang keluar dari mulutnya. Salah satu karya mereka adalah 10 buah buku bon pengeluaran yang dipesan oleh Arif Darmawan, 3 IPA 8, yang diterima melalui ponsel, namun belum sempat dikirimkan.

Dengan perangkat komputerlah mereka mencari nafkah, digital priting, kompetensi andalan Budi. Poster, spanduk, banner, digitalisasi foto, gantungan kunci, pin, kop surat merupakan produk yang dapat dihasilkannya. Itupun hanya mengandalkan pelanggan yang datang ke rumah akibat ruang gerak Budi yang sangat terbatas.

Di dekat kaki tempat tidur teronggok meja kecil pendek tempat meletakkan gantungan kunci yang siap dijual, diantarannya bertuliskan smandel 81 dengan kaca bundar dibelakangnya. “Mau lihat monyet?” Kataku kepada Ata dan Untung anak ke-3 dan ke-4 Budi.
“Mau ,,, mau …” sambut mereka.
“Nih, dia …!” sambil kuletakkan kaca gantungan kunci di depan muka mereka. Merekapun lantas tertawa.
“Monyetnya ompong” lanjutku, disambut gelak-tawa keluarga Budi yang memenuhi ruang serbaguna ini, pertanda masih ada keceriaan di rumah sewaan mungil ini.

Ketika aku pulang dilepas oleh istri dan anak mereka diiringi nasihat Ata yang putus sekolah TK, “Hati-hati ya om … jangan sampai ketabrak motor!”. Tempaan hidup yang keras mungkin yang membuat Ata lebih dewasa dari teman sebayanya

Sampai di rumah pukul 09:34 PM, dengan angka kilometer menunjukan 342, artinya 34,2 km jarak yang kutempuh pergi-pulang.

Aku berharap semoga saja Budi Wiyono lekas sembuh seperti semula, amin.

Monday, February 22, 2010

Jalan Kaki

Chormen Omen Abis jalan kaki di sekitar komplek, lumayan dapet keringet cuma sayangnya nggak nemu uang
Mon at 18:34 Only friends · Comment ·LikeUnlike · View feedback (6)Hide feedback (6)Jahja Salim likes this.
Irine Heri niat ingsunnya sebenernya apaan men?
Mon at 18:40 · Siti Rodiatul Asnaini gak menu uang.....juga gak menu konde......itu namanya derita .....wkwkwkwk
Mon at 19:07 · Ariyanto N Sudiyani Keringet udah dapat..di apain aja?
Mon at 19:44 · Chandra Hadisumarto Emang lg nyoba jadi pemulung ya...? Kalo jalan liat bawah,lirik kanan kiri...hehehe
Mon at 21:28 · Chormen Omen Namanya juga usaha ... siapa tau nemu
Tues at 10:24 ·

Monday, February 1, 2010

Cowok Ganteng

Chormen Omen Baru saja meng-ignore friend request dengan tulisan "Lam kenal cowok ganteng", awalnya GR, eh nggak tahunya yang ngirim cowok juga, mana nggak ada mutual friendnya
Mon at 06:26 Only friends · Comment ·LikeUnlike · View feedback (20)Hide feedback (20)Sarasati Hadisumarto likes this.
Ian Gomper Wuihhhh...horor tuh...hehehe
Mon at 06:30 · Bambang Suprayitno Msh bagus ,,,bro disalam kenal ganteng..lagi.???.!!!.ketimbang caci maki... artinye ente disukai laki me perempuan.....ueeeenaeee... hee..hee
Mon at 06:34 · Rudyard Adlin Riswan Lumempouw positive thingking I like it...sy nda dibilang ganteng tp cuakep he he he udah sedeng dunia ini drpd stress... KETAWA AJA
Mon at 06:38 · Oma Aleesha Miri Desaluna D blg ganteng kok d ignore sih...g PD y Men? hhaa..
Mon at 06:47 · Chormen Omen Bukan begitu kawan-kawan, aku paling nggk suka orang berteman denganku hanya karena ketampanan dan kekayaanku aja.
Mon at 06:54 · Ian Gomper Huahahaha....ok deyh...
Mon at 06:57 · Mpox Ika Xixiixixiixixi.....
Mon at 06:59 · Yenni Pribadi Wkakakkakka,.....ternyataaaa,,......!!!!!!hiks..
Mon at 07:04 · Oma Aleesha Miri Desaluna wkkwkkk...huek-huek-huek;P
Mon at 07:47 · Rulianto Hadisumarto He2
Mon at 08:19 · Sarasati Hadisumarto hahahahahhahahahhahahahahhah
Mon at 10:25 · Moh Jamaludin Hu hui makanya jgn genit mas Chormen...kayak saya dong alim
Mon at 12:44 · Bambang Suprayitno Nyaaang aliiim daun mude kg dimane2....yeeee...???? Taubaaaat.
Mon at 16:47 · Tri Utami haaa....Men eling...eling Men...
Mon at 21:27 · Inka Lestari haah? kaya dan tampan? gedubraaak...!!! hahaha....LOL !
Mon at 21:33 · Nila Ajaahh aaauuuaaah....eeeellaaappp.....!!!!!!!!!!
Mon at 22:59 · Hilman Sb ha ha ha
Yesterday at 01:06 · Mariny Aldany Bachtiar @Inka....., xixiiiiixii....suaminya yaaa.....?! :D
Piiiissszzz...p' chormen.....;-)
Yesterday at 08:10 · Inka Lestari apa boleh buat ny, jawabannya ' iya', xixixixixi juga...
Yesterday at 10:31 ·

Wednesday, January 27, 2010

Pecel Lele

Chormen Omen Dari pecel lele ke pecel lele ....
Wed at 08:27 Only friends · Comment ·LikeUnlike · View feedback (15)Hide feedback (15)Era Maria Retno likes this.
Chairul Firmansyah Awas nti Be Patil lho Ji......
Hehehehe....
Wed at 08:30 · Ariyanto N Sudiyani Nasi uduk asyik men
Wed at 08:45 · A Setyo Nugroho buusseet .... dr dulu pecel lele mulu ... ganti kek ... ketoprak atw goda2 ... btw dicariin mence tuch
Wed at 09:05 · Chormen Omen Abis itu makanan nggak ada yang makan dari kemarin
Wed at 10:14 · Era Maria Retno wlo pecel lele jk dinikmati dg ikhlas pasti deh enaak rasanyaa,,bang Omen,titip salam utk tmnku Setyo Nugroho ya
Wed at 10:32 · Syaifullah Zulu nah ketahuan nggak ada yang masakin ya
Wed at 10:34 · Chormen Omen @ Maria, nggak usah nitip-nitipan barusan komen terus dihapus
@ Syaiful, tau aja nggak ada yang masak. Nanti beli apa ya? Jangan-jangan pecel lele lagi.
Wed at 10:41 · Ratu Umamah ya udah men..kl gitu beli lele goreng trus makannya pake sambel ma lalab nya deehhh...eeehhh itu pecel lele jg ye namanye??? ......hehehehe
Wed at 11:02 · Chormen Omen Kagak tau yang beli bini ane
Wed at 11:31 · Era Maria Retno he he maaf ya shbt,sy pikir tadi Setyo nugroho yg dr sman 8 rumahnya di tebet,trnyata stelah liat profil dr sma PL,jd ya malu2 kcg,ya hapus aja titipannya,,pecelnya dah hbs kan?
Wed at 12:18 · Chormen Omen Setyo Nugroho mah temen kulliah, si pecel lele sudah tamat riwayatnya
Wed at 12:28 · Inka Lestari malu malu in aja, bilang kek dari steak ke steak gituu...hari ini tongseng kambing, plus fettuccine, sip kaan? (what a combination!)
Wed at 14:18 · Era Maria Retno ok..txu,,smoga trsedia hidangan lain yg sesuai dg hati,,Gbu
Wed at 15:20 · Rachmi Yudiatami Aduh udah jadul tuh menu. Knp ga oncom bakar aja. Apa boke kaga py duit. Akh ngaku aja deh amigos yee..

Saturday, January 23, 2010

Cibodas

Chormen Omen Sebentar nanti aku akan berkumpul dengan teman sebaya saat esempe selama dua hari semalam, seru nggak ya? Apa yang akan terjadi ya? Kita saksikan bersama saudara-saudara.
Sat at 05:54 Only friends · Comment ·LikeUnlike · View feedback (8)Hide feedback (8)Mpox Ika likes this.
Chalis Hayatni Kampai Have fun ya, ditunggu foto2 dan ceritanya di fb.
Sat at 06:00 · Chormen Omen Oce deh kakak, kenapa ngak ikutan?
Sat at 06:13 · Mpox Ika Lapor ah... Mau kumpul ama temen2 bang xixiixixiix
Sat at 06:18 · Yenni Pribadi hahahaha.....apakah itu laporan pagi ini....laporan diterima.....
Sat at 06:39 · Moh Jamaludin Saya dukung demi silaturrahim ya bang Chormen
Sat at 07:15 · Agus Juventus Terima kasih banyak mpox dan abang
Sat at 07:55 · Rachmi Yudiatami Akh kuno tp pasti seru. Gpp ditunggu tayangan anda. Ok

Monday, January 18, 2010

Ternak

Chormen Omen Siap-siap ternak alias nganter anak, pake mandi nggak ya? Nggak, mandi, nggak, mandi, nggak mandi
2 hours ago Only friends · Comment ·LikeUnlike · View feedback (10)Hide feedback (10)
Hestia Sita ngak mandi?...ihhh bau kopet xixixi...
2 hours ago · Inka Lestari asiik...gak nganter, senin kan maceet...thank u...thank u..:)
2 hours ago · Adi Purnawan Tinggal geser tanda bacanya jadi...nggak mandi, nggak mandi, nggak mandi...he..he..he..
about an hour ago · Mpox Ika Xixiixixixiix bener jg kt andi
about an hour ago · Ahmad Solichin Lutfiyanto Gak usah Pak... Dah dari sononya... Hihihi... Pisss
about an hour ago · Yos Asron Gak mandi=hemat air,listrik & waktu.
about an hour ago · Era Maria Retno mandi gak mandi kayanya sama aja kan warna kulitnya,,he he,,punten
about an hour ago · Tatie Desu Air mhl gak usah lah irit
35 minutes ago · Chormen Omen Terima kasih atas kesimpulan dan sarannya
about a minute ago · Ahmad Solichin Lutfiyanto Gimana sih pak... Ini rekomendasi belum disimpulkan apalagi saran... Hehehehehe
40 seconds ago · Chormen Omen Terima kasih kepada ente Ji yang telah memberikan kata penutup

About Me

My photo
Mau tau tentang the O. Caranya gampang. Ketik REG the O kirim ke 08 81 Anda akan mendapatkan aktifitas keseharian saya. Oh, iya sms yang anda terima langsung dari hp saya Untuk berhenti berlangganan Ketik UNREG the O kirim ke 08 81